Setup monitor gaming high end

6 Tips Memilih Monitor Gaming

By | Featured, Tips

Tampilan visual adalah aspek penting yang pasti ada saat bermain game. Secara nggak langsung, hal ini akan sangat memengaruhi performamu saat “bertarung”. Makin baik tampilan visual pada monitor gaming, makin maksimal pula permainanmu. 

Nah, untuk mendapat tampilan visual yang berkualitas, pilihlah monitor gaming dengan spesifikasi sebagai berikut :

1. Panel

Hal pertama yang penting diperhatikan sewaktu memilih monitor gaming adalah panel. Ada beberapa jenis panel yang bisa kamu pilih:

  • TN Panel (Twisted Nematic)

Panel ini punya tingkat respons yang cepat. Sayangnya, kualitas dan akurasi warna yang ditampilkan kurang bagus. Sudut pandangnya pun terbatas—layar akan terlihat gelap kalau dilihat dari atas, bawah, dan samping. Panel ini paling cocok kalo kamu sering memainkan game yang kompetitif (esport) seperti : Dota 2, League of Legend, Counter Strike (CS), Player Unknown’s Battleground (PUBG), Fortnite atau game-game lain yang membutuhkan kecepatan respon monitor yang tinggi.

  • IPS Panel (In-Plane Switching)

Meski tingkat responsnya cukup lambat, panel ini punya kualitas dan akurasi warna yang sangat bagus. Sudut pandangnya juga luas, baik dilihat dari atas, bawah, maupun samping. Sebetulnya tipe panel ini cenderung lebih sering digunakan oleh kalangan pekerja dan professional terutama yang bekerja di bidang grafis dan video karena akurasi warna yang bagus. Pengguna komputer biasa juga cenderung menyukai tipe panel ini karena warna yang lebih cerah dan sudut pandang yang lebih lebar sehingga enak untuk digunakan menonton film. Tapi meskipun tingkat responsnya lambat, banyak juga kok gamers yang memilih tipe panel ini. Kalo kamu cenderung lebih suka game dengan tempo lebih lambat seperti : Turn-based Strategy (Civilizations 6, XCOM 2) , RPG (Final Fantasy 15, Battle Chaser, I Am Setsuna), Simulation (The Sims, Frostpunk) maka panel ini mgkn cocok untuk kamu.

  • VA  Panel(Vertical Aligment)

Panel yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Sharp ini punya kualitas di antara TN dan IPS. Respons VA memang tidak secepat TN, tapi panel ini punya akurasi warna dan view angle yang lebih oke dibanding TN. Panel ini cocok banget untuk tipe gamer yang suka memainkan berbagai macam genre karena monitor dengan panel ini tidak akan membatasi performa gaming PC kamu, meskipun kamu juga tidak akan mendapatkan performa yang maksimum.

Monitor gaming dengan tipe IPS & VA juga cenderung lebih mahal dibanding dengan monitor gaming dengan panel TN panels, jadi pastikan kamu memilih panel yang sesuai dengan selera dan kebutuhan gaming kamu ya.

Monitor Gaming dari ASUS ROG

2. Resolusi

Resolusi adalah ukuran yang biasa digunakan untuk menentukan ketajaman gambar yang dapat dihasilkan oleh suatu monitor dengan menggunakan satuan pixel. Biasanya resolusi suatu monitor akan ditulis dengan cara jumlah pixel horizontal dan verticalnya, sebagai contoh : Resolusi paling populer saat ini, Full HD, sering ditulis 1920 x 1080 dimana artinya monitor tersebut memiliki 1920 pixel horizontal dan 1080 pixel vertical. Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru cari monitor dengan resolusi paling tinggi karena kamu juga harus memperhitungkan ukuran fisik layar monitor yang ingin kamu beli. Ukuran resolusi dibanding ukuran layar monitor ini disebut dengan Pixel Per Inch (PPI) atau jumlah piksel per inchi. Tentunya gambar yang dihasilkan monitor berukuran 24 inchi dengan resolusi 1920 x 1080 pixel akan lebih tajam dibandingkan monitor berukuran 32 inchi dengan resolusi yang sama. Untuk memudahkan kamu memilih ukuran layar dan resolusi, berikut ini adalah rekomendasi dari Komsultan :

  • Monitor 24 inchi dengan resolusi Full HD (1920 x 1080 pixel)
  • Monitor 27 inchi dengan resolusi qHD (2560 x 1440 pixel)
  • Monitor 32 inchi dengan resolusi 4K  / UHD (3840 x 2160 pixel)

Faktor terakhir yang tidak kalah penting dalam menentukan resolusi monitor adalah kemampuan VGA gaming PC kamu. Semakin tinggi resolusi monitor kamu, maka semakin tinggi juga beban yang harus ditanggung VGA gaming PC kamu untuk bisa menghasilkan gambar yang lancar. Pastikan kamu memilih pasangan VGA dan monitor yang cocok ya!

3. Tingkat Respons Monitor

Pemilihan panel monitor gaming kamu berpengaruh besar terhadap tingkat respons (response rate) monitor kamu. Tingkat respons adalah waktu yang diperlukan oleh monitor untuk memproses perubahan gambar yang diukur dalam milisecond / ms  (1 millisecond = 0.001 detik). Tingkat response yang lambat akan menimbulkan efek ghosting dimana gambar akan terkesan blur karena perubahan dari 1 gambar ke gambar (biasanya disebut frame) yang lain lambat sehingga beberapa gambar yang berbeda muncul secara bersamaan. Nah, supaya permainanmu makin maksimal, pilihlah monitor dengan tingkat respons yang baik, yakni 5ms atau lebih rendah. Monitor dengan panel TN biasanya memiliki tingkat respons 1ms, sedangkan monitor IPS dan VA memiliki tingkat respons antara 5ms sampai dengan 8ms. Bila kamu memilih monitor dengan panel IPS atau VA maka pastikan kamu memilih monitor yang memiliki tingkat respons 5ms ya!

4. Refresh Rate

Refresh rate merupakan ukuran kemampuan monitor dalam menampilkan jumlah gambar atau frame setiap 1 detik (FPS / Frame Per Second). FPS itu sendiri adalah ukuran utama yang paling sering dipakai oleh gamers untuk mengukur kemampuan gaming PC yang dia miliki dalam menjalankan suatu game. Semakin tinggi FPS yang dapat dihasilkan maka semakin mulus juga gambar dan tampilan game tersebut. Sebagian besar monitor yang berada di pasaran memiliki refresh rate 60Hz yang berarti monitor tersebut mampu untuk menampilkan 60 frame setiap detiknya (60 FPS). Hal ini dikarenakan sebagian besar gaming PC yang ada dipasaran saat ini hanya mampu menghasilkan FPS di sekitar angka 60-an. Jadi bisa dibilang bahwa monitor dengan refresh rate di atas 60Hz atau monitor dengan kategori high refresh rates masih menjadi barang mewah saat ini karena selain harganya yang jauh lebih mahal dari monitor 60Hz biasa, kamu juga harus punya gaming PC yang mumpuni untuk dapat menikmati kecepatan refresh rate monitor kamu. Biasanya monitor dengan refresh rate tinggi digunakan oleh para gamer kelas enthusiast dan juga oleh para atlit esport professional.

Saat ini, selain 60Hz, beberapa spesifikasi refresh rate yang awam berada di pasaran adalah : 75Hz, 120Hz, dan 144Hz meski ada juga yang sudah mencapai 240 Hz.  Oh iya biasanya monitor yang memiliki refresh rate di atas 60Hz memiliki tipe panel TN karena  saat ini untuk memproduksi monitor dengan refresh rate tinggi menggunakan panel IPS atau VA masih sangat mahal jadi para produsen masih memilih untuk menggunakan panel TN.

5. Kompatibilitas Adaptive Sync

Kalo di poin sebelumnya kita sudah membahas mengenai refresh rate dan kemampuan monitor yang rata-rata hanya bisa menghasilkan 60 FPS, maka di poin ini kita akan membahas kasus sebaliknya. Yup, mempunyai gaming PC dengan spesifikasi mumpuni tetapi menggunakan monitor dengan refresh rate standard 60Hz juga akan menimbulkan masalah dalam penyajian visual game kamu. Kejadian dimana komputer kamu mampu menghasilkan gambar lebih cepat dari kemampuan monitor kamu untuk menampilkan gambar disebut Screen tearing.

Error ini biasanya ditandai dengan gambar yang saling menimpa dan memotong vertikal. Nah, untuk memecahkan masalah semacam ini, kamu bisa menggunakan teknologi Adaptive Sync. Adaptive sync adalah suatu fitur yang bekerja menyetarakan fps dan refresh rate sehingga risiko screen tearing saat bermain game bisa diminimalisir. Sebagai contoh : apabila gaming PC kamu mampu menghasilkan gambar jauh lebih cepat dari monitor kamu, maka Adaptive sync ini akan “meminta” komputer kamu untuk mengurangi kecepatannya dalam menghasilkan gambar dan mencoba untuk melakukan sinkronisasi dengan monitor kamu. Hal serupa juga dapat diterapkan untuk kasus sebaliknya dimana gaming PC kamu jauh lebih lambat dari monitor kamu, maka Adaptive sync akan menurunkan refresh rate monitor kamu.

Saat ini ada 3 tipe Adaptive Sync yang bisa kamu pilih dengan detil sebagai berikut :

  • V-Sync : Merupakan teknologi “gratis” yang bisa digunakan di semua monitor dan VGA / graphic cards, mengaktifkan V-Sync dapat mengurangi screen tearing namun dapat menyebabkan stuttering dan input lag dimana monitor akan sedikit terlambat dalam memproses input yang kamu lakukan. Contoh : pada waktu kamu meng-klik mouse kamu untuk menembak di game yang sedang kamu mainkan, monitor kamu baru akan menampilkan gambar tembakan tersebut setelah beberapa millisecond. Meskipun keterlambatan yang terjadi hanya sepersekian detik, namun hal ini bisa berdampak besar ke permainan kamu lho, apalagi kalo game yang kamu mainkan bersifat kompetitif dan memiliki tempo yang cepat seperti CS, PUBG, atau Dota 2.
  • Adaptive Sync premium : apabila stuttering dan input lag yang sudah kita bahas sebelumnya cukup mengganggu kamu, maka kamu dapat mencoba monitor yang memiliki teknologi Adaptive Sync premium. Untuk dapat menggunakan teknologi ini, selain kamu harus memilih monitor khusus yang memiliki harga lebih mahal, kamu juga harus mencocokan monitor kamu dengan VGA Card yang kamu miliki. VGA Card NVidia harus dipasangkan dengan monitor berteknologi G-Sync, sedangkan VGA Card AMD Radeon harus dipasangkan dengan monitor berteknologi Free-Sync.

6. Koneksi: HDMI vs DisplayPort

Setelah selesai memilih spesifikasi monitor gaming kamu, jangan lupa cek bagian belakang monitor tersebut untuk mengetahui jenis koneksi penghubung ke laptop / gaming PC kamu yang didukung oleh monitor tersebut. Biasanya ada 2 tipe koneksi yang tersedia di monitor saat ini yaitu : HDMI dan DisplayPort (DP). Koneksi HDMI merupakan koneksi yang sangat populer, bukan hanya untuk komputer dan gaming, tetapi juga di perangkat-perangkat lain seperti Bluray Player, DVD Player, Konsol game seperti PS4 dan Xbox, dan lain-lain. Sedangkan DislayPort adalah koneksi yang dibuat khusus untuk komputer dan punya fitur yang lebih unggul dalam penggunaan beberapa monitor sekaligus pada suatu komputer. Selain itu teknologi Adaptive Sync G-Sync cuma bisa dijalankan dengan menggunakan DisplayPort. Jadi pada dasarnya tidak ada perbedaan kualitas yang terlihat antara HDMI dan DisplayPort, akan tetapi apabila kamu ingin menggunakan beberapa monitor sekaligus atau ingin mencoba G-Sync, maka gunakanlah koneksi DisplayPort.

Nah, itulah hal-hal penting yang harus kamu jadikan referensi dan pertimbangan waktu memilih monitor untuk gaming. Pilihlah monitor gaming yang sesuai dengan gaming PC yang kamu miliki. Jadi, sudah siap untuk memenangkan permainan?

Dapatkan promo dan info terbaru seputar PC Gaming!

We don't spam,
we collect the best stories only!
Share artikel ini :

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    × Close